Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Perbedaan antara PUBG Mobile dan Free Fire yang sering didebatkan

pubg mobile dan free fire bagus mana

Halooo dan terima kasih sudah mampir di Cindah Gaming Blog. Tempat di mana temans dapat menemukan informasi Game Mobile terbaru, berita seputar dunia Game, Game Guide dan juga EXE Gameplay.

Sebenarnya ada apa sih dengan PUBG Mobile dan Free Fire? 
Ini adalah salah pertanyaan yang sering dilontarkan menyangkut 2 Game Mobile Online yang merajai Dunia Game Mobile khususnya di Indonesia. 

Persaingan kedua Game ini sudah terjadi sejak rilis. Baik dari pihak Game-nya maupun Fans atau Players-nya sudah terjadi persaingan untuk menunjukkan Game Mobile yang mana yang lebih bagus, bahkan tidak sedikit dari Fans atau Players kedua Game ini yang sering adu mulut atau bacot di dunia maya khususnya di Media Social seperti Facebook, Twitter dan lainnya. Bahkan sampai ke forum-forum. 

Sebelumnya kita lanjut dalam pembahasan ini. Saya harap temans dapat membaca artikel ini dengan kepala dingin. Karena saya pernah dan sampai saat ini masih memainkan kedua Game ini. Jadi saya akan berusaha senetral mungkin untuk menjelaskan kelebihan dan kekurangan kedua Game ini. Dan berharap agar perdebatan antar kedua Game ini bisa diminimalisir. Karena saya yakin tidak akan pernah selesai perdebatan ini. Tapi seenggaknya... Hadeh... 

Oke. Langsung kita bahas. 

PUBG Mobile dan Free Fire adalah 2 Game ber-genre Battleroyale dimana misi dari Game ini adalah baku hantam dan mencoba bertahan hidup selama mungkin untuk mendapatkan Ayam Bakar (saya cukup kaget kita baku hantam, nembak sana sini dan lain-lainnya hanya untik ayam bakar? Ini Ayam Bakar Premium atau gimana?). Game tipe Battleroyale ini mulai populer di saat PUBG PC dirilis pada 20 Desember 2017. Mari kita bahas sedikit mengenai PUBG PC. 



PUBG PC ini sendiri ini dibuat berdasarkan film Battle Royale. Film ini menceritakan bagaimana siswa-siswi di SMA diharuskan untuk bertarung agar bisa bertahan hidup oleh pihak militer. Jika temans lihat pada gambar di atas, kostumnya sama kan dengan beberapa kostum di PUBG. Ya, karena PUBG dibuat berdasarkan konsep dari film ini. Dan film ini cukup kontroversial karena ada beberapa negara yang melarang film ini ditayangkan secara resmi. Mungkin karena adegan kekerasan yang dinilai terlalu extreme. Well, kebanyakan film Action di Japan memang rata-rata sadis. 

PUBG akhirnya dibuat oleh BlueHole dan menjadi Game terbaik pada saat itu. Memang benar banyak Battleroyale lainnya yang sudah ada sebelum PUBG misalnya h1z1 yang rilis pada tahun 2015. Akan tetapi puncak dari Battleroyale itu sendiri memang dimulai dari munculnya PUBG. Jadi bisa kita sebut jika PUBG adalah pelopornya Battleroyale. 

Oke cukup ya untuk PUBG PC. Jadi saya harap temans sudah mengerti asal usul PUBG ini sendiri. Jadi jangan sampai PUBG diklaim niru Game tertentu. Karena sebenarnya Game ini dibuat berdasarkan film Japan berjudul Battle Royale. 

Nah di bawah ini saya akan membahas kelebihan dan kekurangan PUBG Mobile dan Free Fire. Jika ada yang salah atau tidak setuju, temans boleh komen di bawah biar kita bahas bersama. 

PUBG Mobile



PUBG Mobile ini dibuat dan dipublish oleh Tencent. Tentu Tencent melakukan kerjasama dengan BlueHole agar PUBG bisa dibawa ke Mobile. Dan Game ini pun dirilis pada 9 Februari 2018. Nah saya akan membahas 5 poin penting yakni Graphic, Control, Gameplay, Device Specs dan Pay to Win. Jadi langsung saja kita bahas di poin pertama yaitu Graphic. 

Graphic



Perlu temans ingat bahwa PUBG Mobile dibuat menggunakan Unreal Engine yang tentu saja Graphic-nya sudah tidak diragukan lagi. Grafik menjadi salah satu kelebihan utama dari PUBG Mobile. Di mana mereka ingin membuat Game ini se-real atau se-nyata mungkin agar dapat memberikan feel atau perasaan yang membuat Players-nya seakan-akan sedang berada dalam Zona Perang. 

Grafik Game ini memang cukup berat. Oleh ada Specs minimal yang nanti akan saya bahas di bawah. Meski begitu pihak Tencent terus berusaha untuk membuat ini seringan mungkin. Jadi bagi temans yang memiliki Smartphone atau Device pas-pasan, silahkan menggunakan Grafik "Smooth". Tentu itu akan membuat Game ini sedikit Burik akan tetapi tidak akan burik banget. Bahkan para Pro Players pun menyarankan untuk bermain menggunakan grafik "Smooth".

Selain meringankan kinerja HP-mu, tentu akan membuat HP kita tidak cepat panas. Alhasil temans dapat bermain lebih lama. Tapi jika temans agar orang yang mewajibkan sebuah Game harus memiliki Grafik yang tajam alias bagus, nah silahkan mengganti Grafik PUBG Mobile-mu ke "High". Tidak menutup kemungkinan kedepannya Tencent akan meng-upgrade grafik untuk lebih tinggi lagi. Mungkin ya mungkin. 

Control



Control adalah hal penting dalam Game Battleroyale dimana itu akan sangat mempengaruhi permainan kita. Temans pun dapat memodifikasi HUD atau tampilan kontrol pada PUBG Mobile. Temans hanya perlu membuka Setting Lalu Controls, dimana temans dapat mengatur letak dan ukuran tombol yang akan temans gunakan. Dari HUD untuk 2 jari, 3 jari bahkan ada yang bermain menggunakan 8 Jari! Totalitas memang. 

Jadi saya sarankan agar temans memilih teknik bermain seperti apa. 2 jari mungkin? Atau 8 jari? Dari situ baru kita bisa mengatur posisi tombol. Temans boleh saja menjiplak atau copy punya orang lain. Akan tetapi lebih baik mengatur sesuai kesukaaan temans. Karena HUD ini harus nyaman dan tentunya temans harus mengingat posisi tombol agar saat baku hantam, temans tidak kagok atau lupa posisi tombol yang menyebabkan Too Soon. Jika masih ragu pergilah ke Training Room atau Arcade. Di mana temans bisa sepuasnya berlatih. 



Dan jangan lupa juga untuk mengatur Sensitivity. Karena ini akan sangat membantu temans untuk bisa mengarahkan Crosshair atau kekeran ke arah musuh. Jadi dilahkan kotak-katik Camera. Jangan lupa juga untuk mengatur ADS. Nah fungsi ADS adalah agar kita dapat mengatur arah Crosshair kita saar menembak. Ini yang membuat kita dapat menguasai Recoil Senjata. Apa itu Recoil? Simpelnya adalah getaran atau pergerakan senjata. Misalnya temans  menggunakan AKM jika menembak maka Crosshair kita akan dengan sangat cepat naik ke atas. Dengan sedikit bergeser ke kiri atau ke kanan. Nah temans bisa menarik layar ke bawah untuk membuat Crosshair-mu stabil. 

Satu kelebihan PUBG Mobile adalah Gyroscope. Apa itu Gyro? Jadi di beberapa Smartphone atau Tablet ada yang namanya sensor gerak. Jadi layar kita akan bergerak sesuai gerakan kita. Jadi Gyroscope di PUBG Mobile itu seperti Mouse di PC. Jadi misalnya HP kita miringkan ke kiri maka Crosshair kita akan ke kiri juga. Banyak sekali Players PUBG Mobile yang menggunakan Gyroscope. Karena terbukti lebih ampun untuk mengatasi liarnya Recoil di Game ini. Tapi tidak semua dapat menggunakannya. Karena ada beberapa Smartphone yang tidak memiliki sensor geral bawaan. Tentu temans bisa menggunakan Software untuk Gyro palsu, akan tetapi tidak semulus bawaan HP. 

Keren kan? Seakan-akan kita lagi memegang senjata dan Crosshair-nya mengikuti gerakan tangan kita. 

Gameplay

Seperti yang sudah saya katakan di atas bahwa PUBG Mobile memang dirancang se-real mungkin agar menyerupai situasi asli peperangan. Contohnya saat temans Armor atau rompi anti peluru, maka Damage yang temans terima sangat besar dibandingkan jika temans menggunakan armor. 

Hal lainnya yang membuat Game ini semakin real adalah Recoil senjata. Di mana tiap senjata memiliki Recoil yang berbeda. Misalnya AKM dan Uzy. Tertentu berbeda jauh di mana AKM adalah Assault Rifle Recoil yang sangat tinggi dan Uzy adalah Sub-Machine Gun dengan Recoil kecil. Jika temans jongkok atau tiarap seperti cacing ini akan mengurangi Recoil juga. Real banget kan? Jelas. 

Adapun hal lain seperti jatuh dari ketinggian yang bisa menyebabkan kematian, mati saat keluar dari kendaraan ketika berkendaraan dalam kecepatan tinggi (PUBG bukan GTA woi) dan juga jumlah nafas saat menyelam di sungai atau laut. 

Dari semua hal yang cukup real di atas, ternyata ada juga konyol yang harusnya bisa lebih baik haha. Apa saja? 

Pertama adalah Revive saat Knock atau mati. Jika kita bandingkan dengan situasi real di mana kalau sudah sekarat biasanya cuma diam saja di tempat, nah di PUBG masih bisa ngesot atau jalan menggunakan tumitmu. Hal konyol lainnya adalah saat Revive teman setim. Bukannya menggunakan obat atau tegangan listrik untuk membantu temans yang knock, kita hanya perlu jongkok lalu meletakkan tangan kita ke bahu temanmu dan tadah bangkit dia atau sembuh dari segala luka.

Amazing? Tidak, seakan-akan kita hanya jongkok lalu melontarkan beberapa kalimat untuk menyemangati teman yang mati agar bangkit kembali. Real? Tidak sama sekali hehe. 

Lalu Energy Drink. Mungkin kalau Energy Drink-nya menambah kecepatan gerak, masih saya maklumi. Masalahnya adalah Energy Drink dapat menyembuh luka.



Entah apa yang dipikirkan developer PUBG saat membuat fungsi Energy Drink. Kalau untuk Pills atau Adrenaline Shot atau obat boleh ya, karena di dunia nyata ada obat-obat yang dapat mempercepat penyembuhan luka. Satu hal lagi yang cukup mengelitik adalah penggunaan Bandage. Lukanya di mana, yang dibalut malah tangannya haha.

Jadi kesimpulannya adalah sereal apapun Game itu pasti ada bagian yang disimpelkan. Karena jika semuanya real, takutnya akan memperberat Game itu sendiri. Dan masih banyak hal absurb atau kocak lainnya tapi itu saja ya secara garis besar. 

Satu hal lagi. Banyak sekali mode permainan yang dapat temans cobain. Dari yang Classic Match dengan jumlah pemain 100 orang, deathmatch, capture dan sebagainya. Semua itu dapat temana mainkan secara gratis. Jadi langsung saja Download bagi yang belum dan cobain Game-nya langsung. 

Device Specs

Nyatanya memang Game ini diperuntukan untuk Device menengah ke atas. Di bawah ini adalah Minimum Specification. 

Mobile OS - Android, iOS.
Version- Android 5.1 or higher, iOS 9.0 or Higher.
Processor – 480 or higher.
Frequency – 2 GHz.
RAM – 4 GB RAM.
Free Storage for Game – 5 GB space.
Internet Speed – Any 4G Connection.

Cukup wah dimana minimal RAM yang dibutuhkan adalah 4 GB. Memang rata-rata Device saat ini sudah tinggi-tinggi RAMnya. Akan tetapi ada yang masih menggunakan RAM di bawah 4 GB. Belum lagi Processor yang dibutuhkan. Otomatis jika temans menggunakan Device dengan Processor kentang, Gamemu tidak akan berjalan mulus.

Untuk Gameplay yang mulus, biasanya para Players menggunakan Setting Smooth+Extreme. Di mana Grafiknya Smooth dan FPS-nya Extreme. Tapi seperti yang saya katakan tidak semua dapat mengakses Extreme FPS dikarekan Devicenya tidak kuat untuk itu. Banyak sekali Players yang menggunakan GFX Tools untuk membuka Extreme FPS. 

Tapi sekali lagi tidak saya sarankan. Kenapa? Karena itu memaksakan kinerja HPmu. Jadi bisa cepat rusak. Selain itu GFX Tools juga ilegal. Karena dia mengkotak-katik Settingan PUBG. Jadi dianggap sebagai hack. Jika temans ingin bermain PUBG Mobile. Saya sarankan untuk mencoba PUBG Mobile Lite. Karena Game ini didesign memang untuk para kentang. Selain ringan, Gameplay-nya jauh lebih mudah dibandingkan dengan PUBG Mobile. 

Jadi sudah tidak ada alasan lagi untuk tidak bermain PUBG Mobile. Karena pihak Tencent sudah mengeluarkan PUBG Mobile Lite. 

Pay to Win



Tidak sama sekali. Sumber pendapatan Tencent adalah dari Skins dan BattlePass.

Apa itu skins? Ya skin. Tampilan yang berbeda untuk karakter, senjata dan lainnya. Dan tidak status tambahan seperti nambah damage senjata, menambah kecepatan lari dan sebagainya. Hanya tampilan saja. 

Lalu BattlePass. Itu adalah sebuah kartu yang mempunya benefit atau keuntungan. Seperti apa? Misalnya Skins gratisan, EXP dan Gold naik dan sebagainya. Intinya adalah PUBG Mobile itu Free to Play alias gratis. Tidak ada cerita Skins bagus, Skill bagus. Skins hanya semata-mata membuatmu keren. Bagi sebagian orang, Skins juga dapat meningkatkan kepercayaan diri. Jadi jangan kemakan konten di Youtube yang judulnya seperti ini "Skin ini membuat Aim makin joss blablabla". Tidak ya. Tidak sama sekali. Itu hanya clickbait biar kalian nonton video. Paham? 

PUBG Mobile pun sering bekerja sama dengan beberapa pihak. Misalnya Godzilla, Alan Walker dan sebagainya. Di mana ada Event dan Skins exclusive yang bisa temans dapatkan dalam jangka waktu tertentu. Tentunya saat waktu Event berakhir, temana tidak dapat mendapatkan barang Exclusive itu. Makanya disebut Exclusive. Paham? 

Jadi kesimpulan yang dapat kita ambil adalah PUBG Mobile diperuntukan untuk Device menengah ke atas. Dan juga jika temans mencari Game Survival yang mendekati Real maka Game ini cocok untukmu. Bagi sebagian orang, mekanisme PUBG Mobile itu terbilang rumit karena ada Recoil, Real Damage dan sebagainya. Nah untuk Players yang tidak mau ribet. Bisa cobain Game di bawah ini. 

Free Fire



Siapa sih yang tidak kenal Free Fire? Apa lagi dulu sempat viral yang "Brazil, do you ready to lose?". Awokawok. 

Kita kesampingkan meme itu. Karena sudah lama banget dan sudah selesai viralnya. 
 
Oke Free Fire ini sendiri dirilis pada 30 September 2017. Dan Game ini dibuat oleh 111 Dots Studio lalu dipublish atau dirilis oleh Garena. Jadi bedain ya. Jangan sampai masih ada yang bilang kalau Free Fire dibuat atau didevelop oleh Garena. Saya tampol mukamu pake Jamur Ajaib. 

Game ini sempat mendapatkan penghargaan pada tahun 2019 sebagai Game Mobile yang paling banyak didownload di seluruh dunia, yang mencapai kurang lebih 1 Triliun kali Download. Wow. Tentu ini menjadi suatu pencapaian yang luar biasa. 

Oke tanpa basa basi lagi, mari kita bahas Free Fire. Biar temans paham Game mana yang cocok dengan selera dan kemampuan Device-mu. 

Graphic



Grafik Free Fire dibuat menggunakan Engine Unity. Jika bandingkan dengan Unreal Engine sangat berbeda jauh. High Setting di Free Fire mungkin bisa bilang hampir setara dengan Smooth Setting pada PUBG Mobile. Maka tidak sedikit yang menyebut Free Fire sebagai burik alias Game dengan grafik jelek. 

Jangan ngegas dulu woi. Baca ke bawah biar kita bahas. 



Nah saya yakin memang pihak 111 Dots Studio memang sengaja membuat Free Fire seperti ini. Kenapa? Menurut saya memang kualitas Grafik Game ini diturunkan agar biar dimainkan juga oleh Players dengan Device Kentang atau Specs rendah. Buktinya Free Fire berhasil mendapatkan penghargaan sebagai Game Mobile yang paling didownload di seluruh dunia pada tahun 2019.

Tapi dari pihak Developernya pun terus memperbaiki kualitas grafik Free Fire. Jika temans bandingkan dengan Free Fire lawas, Free Fire yang sekarang jauh lebih baik. Jadi buang jauh-jauh kata burik. Karena kenyataannya masih banyak Game yang jauh lebih parah kualitas grafiknya. 

Jadi untuk Free Fire bisa kita katakan okelah grafiknya. Karena memang diperuntukan untuk Device menengah ke bawah. 

Controls

Hampir sama saja dengan PUBG Mobile. Tapi tetap ada sedikit perbedaan. 



Kenyataannya memang segala sesuatu di Game ini disimpelkan ya. Dan tidak sekompleks PUBG Mobile. Temans juga dapat memodifikasi tampilan tombol di Custom HUD. 


Untuk sensitivity-nya Game ini lagi-lagi tidak selicin PUBG Mobile. Dulu waktu saya masih aktif bermain Free Fire untul bagian "Lihat Sekeliling" saya mentokin dan itu masih kurang licin bagi saya. Device yang saya gunakan untuk bermain adalah Ipad 6th. 

Perlu diingat Game ini hampir tidak memiliki Recoil jadi tidak ada sensitivity tambahan untuk itu. 

Dan ini yang membuat saya cukup kecewa. Sangking simpelnya Game ini, tidak ada yang namanya Gyroscope. Yup. Tidak ada Gyroscope di Game ini. Bagi pengguna Gyroscope seperti saya, tentu itu merupakan hal yang wajib dimiliki. Tapi sepertinya tidak ada masalah toh perlu latihan lagi untuk membiasakan.

Mungkin nanti akan ditambahkan Gyroscope? Hanya 111 Dots Studio dan Garena yang tahu. 

Dan satu hal lagi. Free Fire tidak bisa jalan mundur! Jadi karaktermu akan berputar sampai menghadap ke belakang. Hal yang simpel tapi sangat fatal. Hmm... 

Pada dasarnya memang Game ini simpel banget. Itu sebabnya tidak ada penjelasan yang sangat detail seperti PUBG Mobile.

Oke kita masuk ke Gameplay. 

Gameplay

Seperti yang sudah saya sebut berulang kali, Game ini sangat Simpel. Berbeda dengan PUBG Mobile yang berfokus pada Survival atau bertahan hidup, nah Free Fire lebih berfokus pada baku hantam atau Battle. Beda kan? PUBGM dengan Free Fire jadi tidak perlu lagi dibanding-bandingkan. 

Map di Free Fire relatif kecil dengan hanya berjumlah 50-51 Players tiap match. Dan biasanya 10-15 Menit sudah ada yang Booyah alias pemenang. Tapi satu hal yang saya pikirin dari dulu. Kenapa tidak ada pintu? Ya kata pintu dan burik adalah dua kata terlarang di Free Fire. Tapi saya sebut saja karena ya saya juga bingung sebutnya apa? Door kah? 

Mungkin karena Game ini dirancang untuk permainan yang cepat maka jendela dan pintu ditiadakan untuk menghemat waktu. Selain itu, meskipun memiliki fitur Jongkok dan Tiarap nyatanya memang tidak ada gunanya. Toh saya yakin temans akan sering lari ke sana kemari sambil lompat. Daripada ngendok atau tinggal di dalam rumah seperti yang dilakukan oleh para Players pemula di PUBG Mobile. 

Nah untuk Damage atau serangan yang kita terima dari musuh. Tidak seperti PUBGM di mana Damage-nya sangat nyata. Nah di Free Fire agak sedikit berbeda. Jadi karakter kita memang sedikit lebih tebel apalagi kalau memakai armor level tinggi. Itu sebabnya para Players yang sudah berpengalaman selalu mengincar kepala musuh. Karena lebih mudah dan damage-nya lebih besar. 

Nah di samping kelebihan Free Fire, ternyata ada fitur-fitur kocak lainnya yang mengelitik. Apa saja itu? Mari kita bahas satu per satu. 

Pertama adalah Jamur Ajaib. Di jalan atau semak pasti ada Jamur Ajaib ini. Fungsinya apa? Lebih ke armor. Jadi darah tambahan. Memang agak konyol tapi ya memang itu fungsinya. Entah apa yang dipikiran Developernya saat membuat Jamur Ajaib ini. 

Kedua. Tong atau Drem atau apa lah itu. Temans bisa sembunyi di dalam tong itu sambil bergerak. Mungkin yang membuat fitur itu berpikir bisa dijadikan kamuflase atau bersatu dengan alam agar tidak mudah diketahui musuh. Kenyataannya malah gampang diketahui musuh. Ya karena tadi. Mana ada drem bisa gerak-gerak sendiri? Tapi ini semua bisa mengundang tawa. Jadi itu sebenarnya bisa dikatakan sebagai nilai plus. 

Ketiga, ranjau. Mungkin di PUBG PC sudah ada ranjau. Tapi di PUBGM belum ada. Saya cukup heran kenapa harus ada ranjau? Padahal Game ini lebih ke Face to Face alias baki hantam. Ranjau akan sangat efektif jika dipasang di semak ataupun di dalam rumah. Meskipun ranjau agak tidak berguna tapi tidak sedikit yang mati karena ini. 

Device Specs

Dari pihak Garena sebenarnya tidak menyebut minimu specs yang wajib temans penuhi. Akan tetapi ada baiknya jika device yang temans gunakan harus memenuhi syarat di bawah. 

Android 4.0.3 atau lebih tinggi
IOS versi 8.0 atau lebih tinggi
Minimal 1 GB storage
RAM 2 GB

Ada beberapa Players yang bisa bermain menggunakan RAM 1 GB. Tapi tidak saya sarankan karena pasti bakal nge-drop FPSmu yang menyebabkan temans susah untuk bermain. Jadi sekarang mengerti kan? Kenapa Game ini sangat banyak yang mendownload. Bukan semata-mata karena banyak bocah yang main ya (tapi kenyataan sih) tapi specs rendah yang membuat Players dengan Smartphone kentang dapat bermain secara lancar. 

Pay to Win

Sayang sekali. Game ini termasuk Pay to Win. 

Karena tiap Skins pasti mempunyai tambahan status. Misal nambah damage senjata, kecepatan lari, kecepatan reload dan masih banyak lagi. Saya yakin temans akan bilang "tapi kan semua balik lagi ke skills player". Iya itu benar. Gini deh. Misalnya kita pertemukan 2 Players dengan skill yang sama. Yang satu pakai skin dan yang satu tidak. 

Siapa yang menang? 

Ya jelas yang menggunakan skin. Misal dia menggunakan Skin yang ada tambahan damage. Jelas Players yang tanpa Skin akan lebih cepat mati. 

Itu sebabnya agak disayangkan fungsi tambahan Skin ini. Yang membuat Game Free Fire tidak Pure Skill. Kecuali di turnamen resmi milik Garena. 

Oke segitu saja penjelasan mengenai PUBG Mobile dan Free Fire. Jadi masing-masing memiliki tujuan yang berbeda dan target pasarnya pun berbeda. Kesimpulan dapat kita tarik adalah jika temans menginginkan Gameplay yang lebih Real maka pilihlah PUBG Mobile tapi seperti yang sudah saya tulis di atas banyak sekali Players yang ngendok di rumah bahkan ada yang cacing di semak. Dan sering kali saya pun suka mati konyol tanpa tahu di mana posisi musuh. 

Jika temans suka baku hantam secara terang-terangan tanpa sembunyi dan lain-lain maka pilihlah Free Fire. Cuma 3 hal yang wajib temans kuasai. Tembak ke kepala, Jump Shot atau nembak sambil lompat dan Refresh Scope maksudnya saat temans menembak menggunakan scope maka tutuplah dan buka lagi Scope-nya untuk menembak. Fungsinya apa? Itu adalah teknik untuk mempercepat tembakan saat menggunakan Scope. Dan karena di Free Fire hampir tidak ada Recoil jadi temans tidak perlu jongkok, tiarap bahkan menaik camera ke bawah untuk menjinakkan Recoil. Malah disarankan untuk menarik ke atas untuk mengincar kepala musuh. 

Jadi saya harap sudahi saja debat mengenai Game mana yang terbaik. Jangan sampai menjadi seperti gambar di bawah. 



Malah jadi bahan ngakak oleh Netizen karena kalian gampang diadudomba dan dijadikin meme. 

Post a Comment for "Perbedaan antara PUBG Mobile dan Free Fire yang sering didebatkan"

Jadi temans diskusi